Tampilkan postingan dengan label wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wanita. Tampilkan semua postingan

I'm happy being a woman


Jadi wanita itu menyenangkan yah... bisa peeling-an, maskeran, luluran, pake inai (pacar) di tangan. beneran deh..merubah mood yang bad jadi good. Mumpung masih single, kudu rajin-rajin prawatan, nanti pas udah married jadi udah terbiasa.. iya gak.. kan harus berpenampilan terbaik di depan suami (*halahh..apaansih..)

i'm happy being a woman..





*malemsabtupaskaperawatanbarenganakkos

Pengukir Tinta Emas


Wanita yang berderajat tinggi di setiap perkara. Terjaga dari setiap tipu daya dunia ini. Perkataannya adalah dzikir, pandangannya mengandung pelajaran dan diamnya adalah berfikir. Bumi dan semua yang berada di atasnya akan menerimanya, akan mengalir kepadanya ucapan selamat dan pujian dan doa dari semua makhluk. Allah menjauhkannya dari kesempitan dan ketakutan. Mereka tidur dengan tenang bersama doa orang-orang yang beriman. Dan bangun dengan ucapan “selamat bahagia” untuknya. Sungguh kebahagiaan bukan terletak pada harta simpanan, tetapi pada ketaatan yang mulia, bukan pada baju besi dan juga bukan pada pelayanan para hamba tetapi pada ketakwaan yang mulia.


“Perempuan penghuni surga terbaik adalah Khadijah binti Khuwailid, Fathimah binti Muhammad, Asiah binti Muzahim, dan Maryam binti Imran” (HR Imam Ahmad)

Khadijah ra, Pengayom yang tegar dan rela berkorban

Rasulullah saw berkata tentang Khodijah, “Tidak, Demi Allah, tidak ada yang bisa menggantikannya. DIa beriman kepadaku di saat kebanyakan orang menentangku. Dia membenarkanku di saat mereka mendustakanku, dia membantuku dengan hartanya di saat mereka meninggalkanku”

Fathimah binti Muhammad, Puncak kesabaran dalam kesederhanaan

Aisyah meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda: “Wahai Fathimah, tidakkah anda puas menjadi sayyidah dari wanita sedunia (atau) menjadi wanita tertinggi dari semua wanita dari ummat ini atau wanita mukmin”

Asiyah binti Muzahim, Pejuang di tengah kezaliman

“Dan Allah membuat istri Fir’aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata, ‘ya Tuhanku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisiMu dalam surge dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim” (QS At Tahrim : 11)

Maryam binti Imran, Tawakal dan berani hadapi tantangan

“dan ingatlah Maryam utrid Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan kedalam rahimnya sebagian dari roh (ciptaan) Kami, dan dia membenarkan kalimat-kalimat Rabbnya dan kitab-kitabNya dan dia termasuk orang yang taat” (At tahrim : 12)”

Wanita itu bintangnya langit, dan bintangnya kegelapan

Cut Nyak Dhien, Malahayati, Laksamana Malahayati dan Cut Meutia (Aceh) Christina Martha Tiahohu (Maluku), Nyi Ageng Serang, Dewi Sartika (Sunda), HR. Rasuna Said, Rahmah el-Yunusiyah (Sumatera Barat), Nyi Walidah KH. A. Dahlan, RA Kartini (Jawa), Maria Walanda Maramis (Manado)

Jika wanita cantik itu mutiara, maka wanita mulia adalah kekayaan yang tak terhingga

Aisyah binti Abu Bakar, Asma binti Abu Bakar , Al-Khansa binti Amru , Zainab binti Khuzaimah, Ummu Salamah, Ummu Aiman, Shafiyyah binti Abdul Mutholib, Sumayyah binti Khayyat, Ruba’I binti Ma’udz

Wanita adalah matahari, tetapi ia tidak terbenam

Shirin Ebadi (Muslimah penerima nobel pertama), Hiba Daraghmen (syahidah Palestina), Pipit Senja (Penulis), Helvi Tiana Rosa (Penulis), Ummu Shalih (Penghafal Qur’an berusia 82 tahun), Asma Nadia (Penulis dan Pengusaha Penerbitan), Ade Aisyah (Pendiri Sekolah Kaum Dhuafa), Harini Bambang Wahono (Aktivis Lingkungan)

Wanita mempersembahkan orang-orang besar bagi dunia

Raudhah (Ibuku)

............................................................................................................

Saudariku, lihatlah mereka itu, para wanita yang telah terukir namanya dengan tinta emas dalam sejarah. Maka di manakah peran kita?

...............................................................................................................

Wahai wanita yang paling bahagia

Dengan agama dan akhlaknya

Tanpa mutiara, tanpa kalung dan tanpa emas

Tapi dengan tasbih

Yang bagaikan pembawa kabar gembira

Bagaikan tetes hujan, bagaikan fajar,

Bagaikan pancaran cahaya dan bagaikan awan

Di dalam sujud, dalam doa, dalam kedekatan

Dalam renungan di antara cahaya Lauhul mahfudz dan kitab-kitaNya

Dalam kilatan cahaya dari Gua Hira

Dari utusan Tuhanmu pada bangsa Arab dan Romawi

Maka engkaulah wanita paling bahagia di dunia

Dlaam hatimu yang bersih

Yang engkau suburkan dengan dekat kepada Allah

(DR ‘Aidh Al Qarny)


Agar engkau menjadi wanita tercantik di dunia


A : nanti SMA aku mau pake jilbab
B : hah? pake jilbab? janganlah !!
A : kenapa gituh?
B : kamu lebih cantik kaya gini, jangan yach..

dua-duanya cewe, berjalan di belakang saya, saya gemes sama si B, langsung aja saya nengok ke belakang dan meliriknya dengan tajam. Dia pikir cewe yang pake jilbab akan kehilangan kecantikannya apa?

ah..bukan.. ini bukan soal cantik atau tidak cantik. Sungguh saya sangat tidak rela, ada orang yang "mensejajarkan" perintahNya yang mulia itu dengan kecantikan fisik semata.


"Hai Nabi, Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang-orang mukmin : 'Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka'. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal dan oleh karenanya mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang" (QS Al Ahzab : 59)

Jadi teringat percakapan 10 tahun lalu...
A : nanti SMA aku mau pake jilbab
B : eh sama donk, aku juga..
A : pake jilbabnya kaya gitu tuh, aku mau jadi jilbaber...
(sambil menunjuk seorang muslimah santun nan anggun yang lewat di depan kami)
B : iya, aku juga mauu...kita bareng-bareng yaa...

(hei sobat, inget percakapan ini ngga? ^_^ )
eniwei, di bawah ini ada tulisan yang saya kutip dari sebuah buku, saya persembahkan untuk saudari-saudariku yang tersayang...

Agar engkau menjadi wanita tercantik di dunia

Kecantikanmu bersinar melebihi terangnya mentari, akhlakmu semerbak melebihi harumnya kasturi, tawadlu-mu indah melebihi cahaya bulan purnama, dan kasih sayangmu mebawa ketenangan melebihi curahan hujan

Peliharalah kecantikanmu dengan keimanan, keridhaan, sifat qanaah, sifat iffah (menjaga diri dan kehormatan) dan busana muslimah.

Ketahuilah, perhiasanmu bukan emas, perak dan berlian. Tetapi beberapa rakaat menjelang sahur, rasa dahaga di siang hari saat puasa karena mencari ridha Allah, sedekah tersembunyi yang tidak diketahui, kecuali oleh Allah, sujud panjang di atas permadani penghambaan kepada Allah, serta rasa malu kepada Allah saat muncul kehendak jahat dan bisikan setan

Kenakan pakaian takwa, tentu engkau menjadi wanita tercantik di dunia, meski pakaianmu tertambal. Pakailah baju luar yang sopan, tentu engkau menjadi wanita terindah di alam, meski engkau tidak beralas kaki.